Puisi Ibu Kartini Untuk Momen 21 April

Puisi ibu kartini hampir setiap tahun dibacakan oleh banyak kalangan. Tidak terbatas hanya pada anak – anak dan pada usia – usia sekolah akan tetapi puisi tersebut juga banyak dibacakan oleh para pekerja ataupun staff kantor yang turut memperingati hari tersebut. Puisi yang bertema kartini telah cukup banyak melanglang buana di kawasan Indonesia. Tidak perduli lagi tua atau muda untuk memperingati hari kartini berbodong – bondong masyarakat dan siswa juga mahasiswa memplokamirkan puisi ibu ini. dengan berbekal berbagai referensi puisi untuk ibu kartini telah semakin popular dan hampir setiap tahun memiliki jenis dan juga sub tema baru yang akan memanjakan para pencinta literasi.

21 april adalah sebuah momen yang telah diketahui oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Tanggal tersebut adalah tanggal dimana ibu kita kartini wafat di usia yang tergolong masih sangat muda. 21 april diperingati sebagai salah satu hari nasional yang akan menjadi pengingat bahwa seorang raden ajeng kartini pernah lahir dan berjuang untuk Indonesia. Kartini terkenal dengan perjuangannya untuk membuat wanita menjadi setara dengan laki – laki. Raden ajeng kartini yang lahir pada masa penjajahan merasa kaum wanita adalah kaum yang lemah dan tidak dapat melawan ketika kekuatan aturan dan hokum membuat laki – laki selangkah lebih unggul.

Raden ajeng kartini menjadi salah satu pelopor kebebasan wanita dalam hal berpendapat ataupun bersekolah. Kartini yang kala itu juga termasuk dalam jajaran wanita rumahan yang harus selalu tunduk dengan laki – laki membuat berbagai surat dan tulisan yang berisi tentang memajukan perempuan. Kartini adalah seorang bangsawan yang bisa mendapatkan pendidikan cukup layak sehingga kartini merasa sanagt miris melihat penduduk perempuan yang banyak tertindas karena tingkat pendidikan yang rendah. Surat – surat dan buku yang ditulis oleh kartini tersebt diterbitkan setelah kematiannya. Buku dan surat – surat hasil fikiran dari raden ajeng kartini tersebut diberi slogan habis gelap terbit lah terang yang berafiliasi dengan keadaan setelah keterpurukan maka akan ada suatu pencapaian.