Inilah 4 Game Buatan Indonesia Berkualitas yang Sayang untuk Dilewatkan

1. DreadOut 

DreadOut bergenre horror survival yang dikembangkan oleh Digital Happiness yang rilis pada 2014. Game buatan anak Indonesia ini telah dimainkan oleh Youtuber gaming asal Swedia, PewDiePie membuat popularitasnya semakin naik hingga kini telah diangkat ke layar lebar. Game ini sepopuler judi online. 

Berkisah tentang seorang gadis SMA bernama Linda yang terjebak di sebuah kota tua. Hanya berbekal sebuah smartphoneia berusaha keluar dari kota tersebut dengan cara memecahkan berbagai misteri dan puzzle menyeramkan. Selama menjalankan misi tersebut, kamu akan terus diganggu oleh macam-macam hantu Indonesia seperti pocong, genderuwo, dan sundel bolong. Menariknya, kamu harus tahu kelemahan masing-masing hantu untuk dapat mengalahkan mereka, misalnya untuk mengalahkan sundel bolong kamu harus membidik lubang di punggungnya. Kamu akan merasakan perspektif orang ketiga saat menjelajahi dunia DreadOut, namun ketika akan mengalahkan hantu, kamu harus membidik langsung dari sudut pandang Linda sehingga atmosfer ngeri sangat terasa.

 

2. Tahu Bulat 

Mengusung popularitas tahu bulat di Indonesia, game yang rilis tahun 2016 ini sempat menggeser Clash of Clans di posisi 1 game Playstore. Tahu Bulat memiliki konsep reality game, dimana pemain memerankan kegiatan sehari-hari yaitu jual-beli. Cara bermain Tahu Bulat terbilang mudah, kamu hanya perlu menekan layar secepat mungkin untuk menarik pelanggan. Semakin cepat menekan layar, maka pelanggan akan semakin banyak berdatangan. Pelanggan yang datang akan menghasilkan uang yang bisa kamu gunakan untuk investasi dan upgrade bisnis. Kamu bisa mengembangkan bisnis tahu bulat pada game dengan memodifikasi mobil sehingga menarik pembeli, meningkatkan kualitas resep tahu bulat, melakukan promosi, dan meningkatkan perlengkapan untuk memasak tahu. Kamu juga bisa bersaing dengan pemain Tahu Bulat lain untuk menempati posisi 1 di leaderboardKualitas grafis yang dimiliki game Tahu Bulat terbilang unik dan playful, sehingga membuat pemain betah menggunakannya. 

 

3. Not A Simulator for Working (NSFW) 

Not A Simulator for Working lebih dikenal dengan akronimnya yaitu NSFW, mengajak kamu untuk lihai menghindari bos atau rekan kerja agar tidak ketahuan ketika ‘bersenang-senang’ saat bekerja di kantor. NSFW mengajak kamu untuk menjadi slacker (orang yang bermalas-malasan pada jam kerja) yang memiliki hobi menonton video porno dan memiliki masalah adiksi yang mengancam keberlangsungan karirnya. Permainan ini terbilang sangat ringan karena tidak memerlukan strategi atau manajemen.  Kamu akan berperan sebagai Stefan Liem yang harus mengoleksi video porno dan berusaha agar tidak ketahuan rekan kerja atau bos ketika menontonnya. Saat pemain menonton video porno, fun meter di sebelah kiri layar akan terus terisi. Permainan akan selesai kala fun meter tersebut menjadi angka nol. NSFW telah mencapai popularitas di seluruh dunia dan memiliki rating 9 di situs unduh game Steam. 

 

4. Target Acquired 

Game besutan Touchten yang dikembangkan melalui crowdfunding di Kickstarter ini membuat kamu bernostalgia dengan Rockman (Megaman). Berkisah tentang Yura Andres, seorang polisi masa depan yang mengejar penjahat bernama Cammy. Game ini sangat cocok untuk dimainkan melalui ponsel kamu, karena sistem kontrolnya sederhana. Kamu hanya perlu tap pada layar atau menekan tombol untuk melompat. Terdapat beberapa armor khusus yang memiliki kemampuan beragam. Game ini banyak digemari pemain yang menyukai suasana musical, sebab ada musik yang mengalun saat permainan berlangsung dan memberikan efek dramatis tersendiri. Kamu dapat mengunduhnya melalui Playstore dan Apple Store.